Sejarah Musik Blues dan Perkembangan Musik Blues


Istilah blues resmi dipakai baru pada tahun 1910.Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental 
yang berasal dari Amerika Serikat (AS). Nama blues lahir dari istilah blue yang dikonotasikan dengan 
perasaan frustatif dan melankolis.Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang 
muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika di AS. Dan mulai berkembang pesat pada abad 
ke-19 M itu AS.

Menurut penulis ,ilmuwan serta peneliti pada Schomburg Center for Research in Black Culture di 
New York, Sylviane Diouf,Blues memiliki relasi dengan tradisi masyarakat Muslim di Afrika Barat.
Untuk membuktikan keterkaitan antara musik Blues Amerika dengan tradisi kaum Muslim, Diouf 
memutar dua rekaman. Yang pertama diperdengarkannya kepada publik yang hadir di sebuah ruangan 
Universitas Harvard adalah lantunan adzan (panggilan bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah shalat). 
Setelah itu, Diouf memutar Levee Camp Holler.

Rekaman kedua itu adalah lagu Blues lawas yang pertama kali muncul di Delta Mississippi sekitar 100 
tahun yang lalu. Levee Camp Holler bukanlah lagu blues yang terbilang biasa. Lagu itu diciptakan oleh 
komunitas kulit hitam Muslim asal Afrika Barat yang bekerja di Amerika pasca-Perang Sipil. Lagu 
Levee Camp Holler itu menekankan kata-kata yang terdengar bergetar. Menurut Diouf, langgam yang 
sengau antara lagu Blues Levee Cam Holler yang mirip adzan juga merupakan bukti adanya pertautan 
antara keduanya.

Guru Besar Ethnomusikologi dari Universitas Mainz, Jerman, bernama Prof Gehard Kubik juga menulis 
sebuah buku tentang relasi musik Blues dengan peradaban Islam di Afrika Barat berjudul, Africa and the 
Blues, yang diterbitkan University Press of Mississippi pada 1999.Prof Kubik telah membuktikannya. 
“Gaya vokal kebanyakan penyanyi Blues menggunakan melisma, intonasi bergelombang. Gaya vokal 
seperti itu merupakan peninggalan masyarakat di Afrika Barat yang telah melakukan kontak dengan 
dunia Islam sejak abad ke-7 dan 8 M,” paparnya. Melisma menggunakan banyak nada dalam satu suku 
kata.



PERKEMBANGAN MUSIK BLUES

Para musisi blues sebelumnya sering memakai banjo, dan seiring denganPerkembangan teknologi 
dalam instrumen musik, musisi musisi blues mulai menggunakan gitar.Musik blues pun terus 
berkembang. Bahkan di setiap daerah Amerika melahirkan warna musik blues yang berbeda seperti 
Chicago Blues (Muddy Waters, Koko Taylor), Delta Blues (Robert Lockwood jr), 
East Cost Blues (John Jackson) dan Texas Blues (Mike Morgan & The Crawl).

Kemudian pada awal dekade 60-an musik blues di Amerika mengalami penurunan pamornya, 
sehingga para perusahaan rekaman amerika tidak mau mengontrak mereka.Sehingga band-band blues 
dari Inggris kemudian mengisi kekosongan itu. Para musisi Inggris seperti The rolling Stones, Eric 
Clapton, John Mayal dan Bluesbreaker akhirnya memberi suasana baru bagi para musisi blues Amerika.

Modern electric blues adalah subgenre blues yang paling populer hingga saat ini. Dari genre tersebut, 
lahir puluhan tokoh musik blues seperti B.B. King, Buddy Guy, John Lee Hocker, Jhony Winter, 
Koko Taylor, Robert Cray, Taj Mahal, Dave Hole, Tinsley Ellis Freddie King, Stevie Ray Vaughan 
dan Kenny Wayne Shepherd.


Gitaris Jimi Hendrix juga termasuk tokoh musik blues yang banyak mempengaruhi musisi lain.
Dengan teknik permainan gitarnya yang baru, Jimi menjadi pionir dalammusik blues yang didominasi 
electric sound yang sangat impresif, yang kemudian menarik perhatian gitaris lainya untuk lebih 
mengeksplorasi sound.Jimi juga terkenal lewat nomor blues seperti red house dan voodoo child. 
Setelah era kemunculan Jimi Hendrix, banyak bermunculan musisi blues rock seperti mendiang 
Stevie Ray Vaughan, Tinsley Ellis, Taj Mahal dan Kenny Wayne Shepherd.

Komentar